Juni 15, 2024

Pewarta : Buyung.

Editing : Khaiko.

Kuraitaji,Pelitasumbar.com – diwaktu dekat 2000 bibit tanaman pisang cavendish dan kelapa hibrida rendah akan menghijaukan nagari kuraitaji, hal ini di lontarkan walinagari kuraitaji pada awak media, usai penyerahan bibit kepada masing masing ketua kelompok tani yang ada dan aktif di lingkungan nagari kuraitaji.Selasa,21/05/2024

Syukri tekankan kepada kelompok yang menerima bantuan”diharapkan para kelompok yang penerima bantuan bibit ini benar benar menanam dan merawat sampai bisa menghasilkan dan kalau sudah menghasilkan diharapkan juga para petani tersebut bisa membuat bibit dari indukan yang diperbantukan itu.

dan bisa pula dibagikan bibit yang sudah dikembangkan tersebut kepada warga yang belum mendapatkan bibit, harapnya.

dan sangat diharapkan untuk jangka panjang, bibit pisang cavendish dan kelapa hibrida rendah ini bisa menjadi study wisata bagi pengunjung, khususnya untuk nagari kuraitaji dan pada umumnya kabupaten padang pariaman,tambah walinagari.

diposisi yang sama ketua Bamus nagari Kuraitaji Khairul,S.I.Kom,”Program bantuan bibit pisang cavendis dan kelapa hibrida rendah ini kami jadikan program ungulan di nagari kuraitaji terobsesi setelah kami pulang berkunjung ke payakumbuh, yang melihat tanaman pisang cavendis hektaran yang seragam dan sangat menjanjikan untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

karena bibitnya cukup mahal yang masih langka diberdayakan di sumatera barat,khususnya di kabupaten padang pariaman, dengan kesepakatan pemerintahan nagari juga anggota bamus, ditahun 2024 ini dianggarkan melalui dana ADD untuk pembelian 2000 bibit pisang cavendish dan kelapa hibrida renda yang diberibantuan kepada kelompok tani yang ada di nagari kuraitaji.

adapun kelopok tani penerima bantuan masing masing 200 bibit tersebut adalah: 1. kelompok tani Takajida korong paguah dalam. 2. kelompok tani Harapan korong Muaro. 3. kelompok tani Lubuak saiyo Lubuk ipuh. 4. kelompok tani Talago makmur talogondan dan kelompok tani Pelita korong paguh duku.

sebelum penyerahan bibit secara simbolis kepada masing masing ketua kelompok tani,ketua Bamus nagari kuraitaji juga memberikan tip cara menanam dan perawatan bibit : pertama petani pisang cavendish harus menggali lobang persegi empat dengan ukuran 30x30x25 cm. sebelum bibit dipindahkan dari polibek kedalam lobang yang sudah di gali, terlebih dahulu dimasukan pupuk kandang (kohe sapi) sebanyak dua genggam yang guna menutupi permukaan tanah yang bari digali dan dibiarkan selama satu malam, barulah ditanam bibit kedalam lobang, dengan jarak tanam 3m dan cara genjang.

insyaallah kalau tanaman ini terjaga dan terawat, jangka waktu 8-9 bulan pisang cavendish sudah menghasilkan, jelas khairul.

kalau masyarakat nagari kuraitaji bersungguh sungguh untuk memberdayakan tanaman pisang cavendish dan kelapa hibrida rendah ini, maka empat atau lima tahun kedepan nagari kuraitaji akan dikenal orang luar dengan aikon taninya yang bernuansakan agro bisnis bahkan sebagai pilot percontohan bagi masyarakat yang ingin berwisata alam. tambah ketua bamus.

ketika penyerahan bibit juga dihadiri oleh sekretaris nagari dan bidang pemerintahan nagari kuraitaji.(***)